Total Tayangan Halaman

Senin, 23 Maret 2015

PSIKOTERAPI (artikel 2)

KONSELING DAN PSIKOTERAPI (part 1)



§    Perbedaan Konseling dan Psikoterapi

Konseling termasuk di dalam hubungan membantu, merupakan suatu teknik untuk intervensi, untuk pengubahan tingkah laku. Berbicara tentang konseling, mau tidak mau harus menyebutkan Carl Rogers. Dari tulisan Rogers di dalam bukunya Counseling and Psychotherapy (1942), psikoterapi yang dahulunya bersifat medis-psikoanalitis berubah menjadi nonmedis dan nonpsikoanalitis. Psikoterapi yang dahulunya merupakan domein psikiater, dapat dilakukan oleh para ahli yang tidak mempunyai latar belakang medis.

Kalau dilihat apa yang ditulis Rogers dalam bukunya Counseling and Psychotherapy (1942), maka Rogers tidak membedakan konseling dan terapi. Ia hanya menyebutkan bahwa konseling lebih banyak digunakan di kalangan pendidikan, sedangkan terapi banyak digunakan oleh pekerja sosial, psikolog dan psikiater. Rogers tidak secara kaku membuat pembedaan antara konseling dan terapi karena keduanya bertujuan membantu orang lain yang mempunyai masalah.

Sedangkan, perbedaan konseling dan psikoterapi disimpulkan oleh Pallone (1977) dan Patterson (1973) yang dikutip oleh Thompson & Rudolph (1983), ialah:
Konseling
Psikoterapi
Klien
Pasien
Gangguan yang kurang serius
Gangguan yang serius
Masalah: Jabatan, pendidikan
Masalah kepribadian dan pengambilan keputusan
Berhubungan dengan pencegahan
Berhubungan dengan penyembuhan
Lingkungan pendidikan dan nonmedis
Lingkungan medis
Berhubungan dengan kesadaran
Berhubungan dengan ketidaksadaran
Metode pendidikan
Metode Penyembuhan

§    Pendekatan terhadap Mental Illness
a.     Biological
     Meliputi keadaan mental organik, penyakit afektif, psikosis dan penyalahgunaan zat
b.     Psychological
     Melihat suatu peristiwa pencetus dan efeknya terhadap perfungsian yang buruk, sekuel pasca traumatik, kesedihan yang tak terselesaikan, krisis perkembangan, gangguan pikiran dan respons emosional penuh stres yang ditimbulkan
c.     Sociological
   Meliputi kesukaran pada sistem dukungan sosial, makna sosial, atau budaya dari gejala dan masalah keluarga
d.     Philosophic
    Kepercayaan terhadap martabat dan harga diri seseorang dan kebebasan diri seseorang untuk menentukan nilai dan keinginannya

§    Bentuk Utama Terapi
Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, terdapat 3 bentuk utama dari terapi, yaitu:
a.     Supportive
Terapi ini mungkin merupakan jenis terapi individual yang paling lazim dilakukan. Terapis yang terlatih untuk metode ini terdiri atas psikiater, psikolog klinis dan pekerja sosial, walaupun hal-hal yang setara dengan yang dilakukan di dalam psikoterapi suportif digunakan oleh hampir setiap orang yang membantu orang lain yang sedang mengalami kondisi distres emosional.
b.     Reeducative
Jenis psikoterapi untuk memberikan pendidikan ulang yang maksdunya memperbaiki kesalahan pendidikan diwaktu lalu dan juga dengan pendidikan yang dimaksudkan untuk mengubah pola pendidikan lama dengan yang baru sehingga penderita lebih adaptif terhadap dunia luar.
c.     Reconstructive
Reconstructive dalah jenis psikoterapi yang dilakukan dengan tujuan merekontruksi kepribadian seseorang.
Sumber:
Gunarsa, Singgih D. (2007). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: Gunung Mulia
Lesmana, J.M. (2008). Dasar-dasar konseling. Jakarta: UI Press
Tomb, D.A. (1999). HOS Psychiatry, 6/C. (diterjemahkan oleh S, W.Martina & Nasrun. Jakarta: EGC, 2000)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar